Senin, 28 Januari 2013

Macam-macam Cara Menyontek Saat Ujian dan Tip dan Trik Mengawas Ujian

Tulisan ini bukan untuk mengajarkan anda untuk menyontek saat ujian, tetapi juga sebagai informasi bagi anda para guru yang mungkin mengawas saat pelaksanaan ujian sehingga anda waspada terhadap gerak mencurigakan siswa saat ujian.  Tulisan ini hanyalah berdasarkan pengalaman pada saat masih sekolah dulu yang banyak dilakukan oleh teman-teman semasa sekolah.  Beberapa cara yang paling lazim dilakukan yaitu :
  1. Membuat kertas contekan (kepe’an).  Bentuknya bermacam2 ada yang berbentuk kertas kecil yang digulung atau dilipat, sampai kertas kecil dan panjang yang dilipat-lipat.  Perkembangan terbaru yang pernah ada yaitu foto copy catatan yang sudah diperkecil skalanya, dan kertas yang telah diketik dengan komputer dan di print dalam ukuran sangat kecil dan rapi.
  2. Membuat catatan kecil di telapak tangan, ini adalah cara kuno tetapi kadang masih diterapkan.  Cara ini biasa dilakukan untuk mencatat suatu catatan penting yang susah dihafal misalnya rumus atau suatu point penting yang rumit untuk dihafalkan.  Kebanyakan cara ini kurang efektif karena informasi yang dituliskan belum tentu keluar saat ujian dan keterbatasan telapak tangan yang hanya dapat menampung sedikit tulisan.
  3. Membuat atau menulis catatan kecil dibangku atau meja ujian.  Ini juga adalah cara kuno yang dilakukan oleh siswa saat ujian dan paling umum dilakukan oleh pelajar di Indonesia.  Buruknya pengawasan terhadap tata tertib dan kerapian di kelas membuat meja dan bangku terlihat jorok dengan berbagai tulisan hasil karya siswa.  Banyaknya coretan2 di bangku dan meja ini menyamarkan contekan siswa saat ujian.
  4. http://smpn1rasaujaya.files.wordpress.com/2009/03/111120092130.jpg?w=218&h=162Membawa buku catatan atau buku paket kedalam kelas.  Ini adalah cara menyontek yang paling ekstrim namun bila berhasil diterapkan akan sukses besar, ya jelas aja karena semuanya ada di buku.  Tetapi cara ini paling jarang digunakan kecuali oleh siswa yang master mencontek dan umumnya agak bandel di kelas.  Hal yang menunjang untuk melakukan ini adalah meja ujian yang memiliki sorokan/kolong yang lebar dan tidak nampak.  Posisi duduk juga mempengaruhi dalam pelaksanaan misi rahasia ini.
  5. Bekerja sama dalam menjawab soal ujian.  Hal ini membutuhkan kekompakan yang baik diantara siswa.  Dalam pelaksanaannya biasanya mereka merancang kode-kode untuk saling berkomunikasi, misal jawaban A pegang hidung, Jawaban B garuk2 kepala, Jawaban C batuk.. dan banyak trik lainnya.
  6. Melirik jawaban teman sebelah.  Cara ini paling gampang diterapkan dan paling lazim digunakan, tetapi ini tidak boleh dilakukan dalam waktu yang lama karena akan membuat mata pelaku menjadi pusing sehingga kehilangan konsentrasi untuk mengerjakan soal berikutnya.  Kelalaian dan kelengahan teman sebelah saat mengerjakan ujian membuat kesempatan bagi siswa untuk melihat jawabannya.
  7. Membuat contekan di media HP atau BB.  Cara ini jarang dilakukan karena susah untuk menerapkannya, disamping ukuran HP dan BB yang cukup mencolok, cahaya yang ditimbulkan dari layarnya juga mudah menarik perhatian.  Selain itu sudah ada aturan yang melarang siswa untuk membawa HP saat ujian.
  8. Membawa contekan di WC.  Cara ini agak kurang efektif karena hanya bisa dilakukan dalam waktu yang singkat dan tidak bisa sering karena bakalan mencurigakan.  Kalau terlalu sering pengawas akan curiga karena sering izin ke belakang.
Tip dan Trik Mengawas Ujian
Untuk mengantisipasi dan melakukan pengawasan agar siswa tidak berhasil mencontek dikelas, bagi pengawas ujian dapat melakukan beberapa cara berikut :
  • https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3AASsXYEqiUdbuafxB2awoMTQX2b04W0UM2D7bbNq_SKn2Ncpa0NAcqRzilZKNl3ipDC13ysBZu_1woagfal_d8z4C5m2pndBhJcYv1ek7CKWYmxUsIVSrh2dQ2BLjlJSjv91jBIzuhc/s400/12282900630.jpgApabila bangku ujian di urutkan dengan nomor maka pengacakannya harus seacak mungkin, buat keistimewaan bagi anak yang pernah kedapatan mencontek atau dalam sejarah ujiannya dulu pernah ketahuan mencontek dan bagi anak yang sediikit bandel.  Anak yang seperti ini harus ditempatkan di bangku tengah bagian depan untuk mempersulit misi menconteknya.
  • Kebersihan bangku dan meja ujian juga harus diperhatikan, jangan biarkan murid anda mencoret2 di bangku atau meja terlebih-lebih di dinding kelas.
  • Siswa tidak diperbolehkan membawa tas dan barang apapun termasuk HP kecuali alat tulis kedalam ruang kelas ujian.  Bila perlu lakukan penggeledahan juga pada baju dan kocek celana murid, untuk putri tentunya guru perempuan yang menggeledah.
  • Berkeliling saat ujian berlangsung, anda sebagai pengawas tidak dianjurkan untuk hanya diam dan duduk di meja pengawas… berkelilinglah dan berhenti pada sudut2 tertentu untuk sesekali mengawas.  Sudut yang paling tepat untuk mengawas yaitu di daerah belakang, banyaklah berkeliling ditempat siswa yang nampak gelisah dan diam.
  • Buat jebakan untuk menangkap pelaku, misalnya anda pura2 tidak terlalu mengawas, pura2 keluar sebentar, atau diam dalam waktu yang lama dibagian belakang.. bila ada siswa yang berusaha untuk mencari dimana posisi anda bisa diyakini dia berniat untuk mencontek.
  • Anda harus tahu ciri-ciri siswa yang berniat untuk mencontek diantaranya seperti :
    • siswa cenderung menunduk dan terlihat kurang aktivitas saat ujian, periksa sorokan atau kolong meja ujian dan suruh ia berdiri sebentar karena dicurigai ia mencoba melihat kertas contekan yang ada dibawah meja atau diatas maupun dibawah paha.
    • siswa nampak gelisah bila kita dekati dan tampak sedang melihat2 situasi, biasanya 99% siswa dengan perilaku seperti ini pasti berniat untuk mencontek karena ia tampak takut dan melihat keadaan bila aman.
    • Siswa dengan mata yang sesekali menjeling kekanan atau kekiri, biasanya ia berusaha untuk mencontek teman sebelahnya.
    • Siswa berbisik-bisik atau melakukan gerak-gerik yang mencurigakan, ini mungkin sedang melakukan komunikasi dengan teman disekitarnya.
    • Siswa yang terlihat sibuk menulis kemudian diam sesaat sambil melihat kebawah kemudian sibuk menulis lagi, kemungkinan ia sedang menyalin tulisan yang ada dikertas contekannya.
    • Perhatikan siswa yang terlihat banyak diam karena ia sudah tidak bisa menjawab soal lagi, ini biasa terjadi di waktu hampir habis dimana siswa kebingungan mau menjawab apa lagi dan biasanya mereka menggunakannya untuk mencari tahu dengan cara masing2





Minggu, 27 Januari 2013

 
LDR atau Long Distance Relationship -bahasa kerennya pacaran jauh2an-, sebagian dari kalian pasti pernah ngalamin hubungan kayak gini. Punya pacar tapi nun jauh di sana. Boro2 bisa jalan, makan ato main bareng, denger suaranya via telpon aja rasanya udah bersyukur banget. Iya gak hayoo?? Kalo diliat, diamati, diperhatiin sekilas kayaknya banyak orang yang sering ngeluh sama keadaan yang kayak gini. Punya pacar tapi ga bisa seenaknya pacaran. Mesti janjian dulu. Liat schedule. Hadeh.. ini pacar apa presiden sih, mau ketemu aja mesti bikin janji2 segala.
Tapi sebenernya ada banyak hal positif yang bisa diambil lho dari LDR ini. Kita bisa lebih produktif ketimbang cuma pacaran seharian. Yang punya hobi beda sama si pacar, bisa lebih leluasa untuk mengexplore hobi2nya. Yang udah kerja, jadi tambah semangat nyari duit buat ongkos nemuin si pacar. Yang hobi selingkuh, makin mahir multitaskingnya. Dan masih banyak hal-hal positif lain yang sebenernya gak kalian sadari. Emang sih, lebih enak kalo deket si pacar, tapi gak semua hal harus kita lakuin sama dia juga kali. Kalopun kangen, kan udah ada teknologi yang namanya henfon sama internet :D
So, buat kalian yang LDR ayo manfaatkan waktu sebaik mungkin. Sambil nunggu si dia dateng minggu depan, bulan depan ato taun depan mending kita lakuin hal-hal positif. Yang masih kuliah tambah rajin belajar, aktif organisasi, luangkan waktu lebih banyak sama keluarga. Yang udah kerja makin semangat dan makin produktif. Jadi gak akan kepikiran buat sedih kangen2an apalagi buat iseng cari selingkuhan. Dan yang paling penting, jaga selalu komunikasi dan rasa saling percaya pada pasangan kita.
Selamat ber-LDR kawan.. :)
Quote : “Jangan selingkuh kalo enggak mau diselingkuhin”






L.D.R ( Long Distance Relationship )

Gak semua orang bisa menjalankan hubungan jarak jauh.. tapi ya inilah yang gw alami. Banyak perubahan-perubahan yang gw alami dan bener-bener bikin gw pusing ( kadang-kadang ).
Bagi orang yang belum pernah mengalami LDR, pasti bakal sulit untuk menjalankan hubungan ini.. tapi balik lagi ke pribadi orang tersebut dan juga pribadi pasangannya.
Bagi gw dan cowok gw, Yoh, menjalankan LDR ini suatu tantangan buat qta ( ya..beruntunglah kalian yang menjalankan LDR, hanya beda kota, at least elo bisa ketemu sama pasangan 1 bulan sekali / berapa bulan sekali, kalo gw dan cowok gw, qta beda benua dan ketemu hanya setahun sekali.. )
karna LDR qta ini , banyak orang yang menganggap remeh ( underestimate) hubungan ini gak bakal work out..
termasuk orang terdekat qta. Kadang ngebuat gw down sih, tapi untungnya gw ketemu cowok yang slalu ngasih gw semangat, spirit, support… itulah kuncinya.
Selain kepercayaan satu sama lain dalam menjalankan hubungan, saling memberikan support itu penting banget, dimana saat rasanya enggak ada orang yang percaya akan hubungan ini..pasangan qta yang memberikan semangat..bahwa..yang menjalankan hubungan ini adalah qta.. qta yang merasakan, qta yang menjalani, qta yang masing-masing udah tau pribadi pasangan qta masing-masing…
Butuh ikatan komitmen yang kuat diantara gw dan pasangan karna gak mudah menjalani LDR. Banyak godaan dan pemandangan-pemandangan yang buat qta slalu mupeng ( MUka kePENGen ) dan memang untuk mendukung semuanya dibutuhkan komunikasi yang tepat, yaitu komunikasi 2 arah yang enggak hanya mendengarkan 1 orang yang berbicara tentang pandangan dia sendiri, tapi juga komunikasi pasangan yang satu-nya lagi.
Pernah berantem karna salah komunikasi ??? Oh My God!! itu pernah gw alamin..beberapa kali..
Komunikasi, untungnya qta masih dalam 1 perusahaan yang memungkinkan qta untuk bisa berkomunikasi dengan lacar di YM ( Yahoo Massenger ) / MSN punya, pake webcam ( kadang ) .. telpon juga
Kalo lagi berantem, lebih baik penyelesainnya di telpon.. tapi gw yang gak sabaran mau nyelesaiin masalah saat itu juga! jadi ya.. kalo bisa, kalo ada masalah diselesaikan deh buru-buru. Kalo kelamaan.. bikin hati makin meringis..is..is..is..
dan yang paling penting .. jangan pernah malu-malu ( karna mungkin sebagian cewek-cewek malu untuk ungkapin hal ini ) bilang kalo gw cinta banget sama dia.. harus sering bilang karena.. tau gak??!! say that i love u so much.. itu ngasih semangat.. begitu juga sebaliknya, kalo dia cinta qta.. itu ngasih semangat di hati qta..
Sabar, aduh.. kalo hal ini emang paling-paling…
Berhubung gw adalah orang yang gak sabaran, tapi dalam LDR ini, gw belajar keSABARan untuk nunggu dia pulang.. untuk nunggu dia bawa gw kesana.. sabar untuk di telpon sama dia..sabar untuk trima sms dia… sabar untuk ketemu sama dia..
dengan SABAR, qta bisa makin dewasa, karna ada hal-hal tertentu untuk mendapatkan sesuatu yag qta inginkan itu enggak mudah didapat gitu aja.. butuh kesabaran dan juga PENGORBANAN.
Banyak pengorbanan-pengorbanan dalam menjalani LDR, sikap mau berkorban demi pasangan qta .. makin membuat qta paham arti L.O.V.E .. gak sedikit yang qta korbanin untuk ngebuat LDR ini berhasil, tentunya selain pulsa ( kartu telpon, sms, dll ) yang pastinya dalam hubungan ini, qta harus ngorbanin perasaan, sifat, sikap qta, yang dulunya egois.. qta harus nurunin ego qta.. yang dulunya gengsi untuk ngelakuiin hal ini-itu, qta harus berkorban untuk nurunin rasa gengsi..
Jadi Long Distance Relationship ini mengajarkan banyak hal untuk qta.. ngebuat qta makin dewasa.. ngebuat qta makin menghargai waktu yang qta punya.. Apalagi kalo ada dia, makin dihargai banget deh rasanya..
ngebuat qta jadi orang yang paling sabar.. ngebuat qta jadi rendah hati.. bakalan nyesel deh kalo berantem sama pasangan..
meningan waktu-waktu ini digunakan sebaik mungkin..diisi dengan humor/candaan qta masing-masing.. diisi dengan planning-planning masa depan.. diisi dengan harapan-harapan yang tentunya bakal jadi kenyataan..
Nikmati aja masa-masa LDR ini, karna dibalik semua ini.. qta bakal dapat harga yang enggak ternilai..
Begitu qta ketemu nanti.. qta bakal makin sayang sama pasangan dan jangan pernah denger hal-hal yang buruk tentang pendapat orang-orang mengenai hubungan LDR ini, karna mereka orang yang takut mencoba tantangan..
makanya.. harus dibuktiin dong.. kalo pendapat mereka tuh salah..
Hidup ini kan penuh tantangan, jadi jangan pernah takut akan hal itu.. karna kalo qta udah cinta sm seseorang, qta bakal melupakan hal itu..
jangan LDR ini dianggap beban… tapi anggap aja LOVE GAMES..
kalo qta menang, qta naik level.. sampai TOP OF LEVEL, qta bakal ngerasaiin bagaimana indahnya jadi pemenang dengan segala usaha yang qta lakukan.
Jadi jangan pernah takut dengan LDR. Kepercayaan dalam diri ngebuat qta makin percaya kalo LDR ini akan berhasil
i love you Hun!.. with all my heart..